Tips Menghilangkan Perilaku Negatif dan Pikiran Negatif yang Mengganggu



Menghilangkan Perilaku Negatif dan Kebiasaan Negatif 

,Muhammad Kaloka, 23 November 2016





Manusia dikatakan mahluk sosial yaitu mahluk yang di dalam hidupnya tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. Bersosialisasi disini berarti membutuhkan lingkungan sosial sebagai salah satu habitatnya maksudnya tiap manusia saling membutuhkan satu sama lainnya untuk bersosialisasi dan berinteraksi. Kita manusia juga tidak luput dari yang namanya perilaku negatif. Seperti iri, dengki, egois, mudah marah, arogan, tidak peka, kasar dan tidak sopan. Jadi bagaimana cara menghilangkan perilaku itu, Yuk ikuti tipsnya.


     1.  Merapat ke lingkungan yang positif

Ketika Anda salah memilih lingkungan tempat bergaul, maka Anda bisa terpengaruh dengan perilaku buruk mereka.Hal ini tentu tidak baik jika Anda berniat untuk menghilangkan hal negative pada diri Anda. Misalnya saja Anda bergaul dengan teman yang suka mabuk-mabukan. Mungkin sekarang Anda belum terpengaruh namun besok atau lusa bisa saja Anda ikut minum bersama mereka. Begitu juga sebaliknya, ketika Anda merapat ke lingkungan yang positif maka perilaku dan pikiran Anda akan ikut positif. Oleh karena itu, pilihlah lingkungan yang bisa membawa Anda untuk menjadi orang baik yang bisa menjauhkan dari pikiran yang negatif. Jangan Anda malah terpengaruh dengan pergaulan yang tidak baik yang mana malah bisa semakin membawa pengaruh buruk kepada Anda.


     2.  Jauhi orang-orang yang membawa pengaruh buruk

Perilaku negatif akan selalu menjadi kebiasaan jika Anda sendiri tidak melawannya. Dan salah satu faktor eksternal yang menjadi penyebabnya adalah bergaul dengan orang-orang yang bisa membawa pengaruh buruk bagi Anda. Orang-orang yang sebisa mungkin Anda jauhi yakni teman yang hobi menghasut atau menggunjing orang lain. Lebih baik Anda tidak terlalu dekat dengan mereka karena mereka suka ngomongin orang lain yang bisa membuat Anda salah menilai orang. Tidak menutup kemungkinan Anda sendiri juga diomongin oleh mereka.


3. Sibukkan dengan kegiatan/hobi Anda

Saat pikiran negatif Anda muncul, sebaiknya Anda mencari cara untuk mengatasinya. Mungkin dengan menyibukkan diri dengan kegiatan positif seperti membaca buku atau malah membaca kitab suci Al-quran. Membaca Al-quran tentunya dapat menentramkan dan menyejukkan hati Anda. Sehingga pikiran-pikiran buruk yang menghantui Anda bisa hilang dengan sendirinya.
Selain itu, jika Anda punya hobi misalnya olahraga sepak bola atau bermain tenis. Akan lebih baik jika Anda menyalurkan hobi Anda tersebut daripada terus berdiam diri dan memikirkan hal-hal yang buruk.


4. Cari dan nikmati udara segar

Cara menjernihkan pikiran negatif dan perilaku negatif yang efektif adalah dengan menghirup udara segar. Apalagi jika dilakukan dipagi hari saat udara masih dingin dan menyejukkan. Tidak ada salahnya Anda mencoba menghilangkan pikiran negatif yang menyelimuti kepala Anda dengan udara segar.

Contohnya bagi Anda yang berprofesi sebagai karyawan. Biasanya pikiran negatif yang mengganggu Anda terjadi karena kepenatan dari pekerjaan kantor yang penuh dengan tekanan. Jika Anda tinggal dikota, cobalah luangkan waktu dihari libur untuk pergi ke pedesaan atau pegunungan untuk sekedar menghilangkan penat. Udara pagi didaerah yang masih banyak pohon dan tanaman tentu lebih menyegarkan dibandingkan udara kota yang sudah penuh polusi. Anda bisa sekalian mengajak keluarga untuk berlibur. Suasana yang tenang dan nyaman ditambah hadirnya istri dan buah hati tentu akan membawa suasana gembira yang akan menyegarkan pikiran Anda.


    5.  Selalu bersyukur

Perilaku dan pikiran negatif yang ada pada diri setiap orang tentu berbeda-beda. Salah satunya pikiran buruk seperti iri melihat kesuksesan orang lain. Misalnya Anda iri melihat tetangga samping rumah sudah bisa membeli mobil dan merenovasi rumah. Padahal Anda dan dia sama-sama bekerja dan penghasilan juga tidak jauh beda. Pada akhirnya Anda menggosip pada tetangga yang lainnya. Hal ini merupakan pertanda Anda tidak mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan pada Anda. Anda harus ingat, kesuksesan orang tentu berbeda-beda. Mungkin saja tetangga Anda pintar mengelola keuangan sehingga memiliki banyak tabungan dan mampu membeli mobil. Bandingkan dengan diri Anda yang cenderung bergaya hidup boros.

Untuk mengatasi perilaku negatif seperti ini, lebih baik jika Anda mensyukuri apa yang Anda miliki sekarang. Renungkan bahwa Tuhan sudah memberikan lebih dari cukup. Anda sudah punya rumah pribadi, pekerjaan tetap, keluarga yang utuh, sahabat dan tetangga yang baik dan lagi Anda dijauhkan dari penyakit yang serius. Bandingkan dengan orang lain yang kehidupannya masih jauh dibawah Anda. Misalnya para gelandangan yang tidak punya tempat tinggal yang hidup hanya demi sesuap nasi. Dengan bersyukur, Anda akan lebih termotivasi dalam menjalani kehidupan ini. Dan jika Anda terus berusaha dan berdoa, maka Anda akan bisa meraih kesuksesan yang sama.


      6.  Lupakan masa lalu dan pikirkan masa sekarang

Kegagalan demi kegagalan yang Anda alami dimasa lalu bisa menjadi sebuah traumatik. Hal ini menyebabkan Anda takut untuk melangkah dan mencoba hal yang baru. Anda khawatir apa yang Anda lakukan nanti akan menemui kegagalan seperti yang sudah-sudah. Sebagai contoh Anda sudah mencoba melamar di empat perusahaan namun semuanya ditolak. Ketika Anda ingin melamar ke perusahaan lain, Anda merasa pesimis dan berfikir pasti akan ditolak. Pada akhirnya Anda mengurungkan niat Anda. Selain itu, Anda mungkin juga orang yang suka terlalu khawatir dengan kejadian dimasa depan. Kejadian yang belum akan terjadi sudah Anda pikirkan sekarang. Iya kalau Anda berfikir positif, namun jika sebaliknya maka Anda pasti merasa takut menghadapinya.

Contohnya saja saat Anda akan menghadapi wawancara kerja besok. Belum apa-apa Anda sudah berfikir bakal sulit dan tidak akan mampu menjawab setiap pertanyaan penguji. Pikiran-pikiran buruk seperti inilah yang bisa membuat kemunduran dalam hidup Anda. Lebih baik pikirkan saja apa yang akan terjadi sekarang. Persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi sesuatu yang akan terjadi dimasa depan dan jadikan kegagalan sebagai cambuk untuk dapat meraih kesuksesan yang lebih baik.


7.  Curhat dengan orang yang dipercaya

Saat Anda tidak mampu menghilangkan hal negatif yang terus mengganggu. Jangan pendam sendiri jika Anda merasa tidak mampu. Cobalah untuk bercerita atau curhat kepada orang lain yang Anda percaya misalnya orang tua, saudara, kerabat atau teman. Saat Anda sudah menceritakan apa yang menjadi permasalahan Anda, tentunya Anda merasa beban yang ada menjadi lebih ringan. Mereka juga tentunya dapat memberikan solusi atas apa yang sedang Anda keluhkan. Hal ini wajar mengingat pendapat orang lain tentunya memiliki sudut pandang yang berbeda dengan Anda sehingga Anda bisa berfikir lebih baik.


     8.  Berolahraga
Cara untuk mengusir hal negatif yang ada di diri Anda pada dasarnya hampir sama dengan cara mengatasi stres dan salah satunya adalah dengan berolahraga. Luangkan waktu untuk melakukan olahraga kesukaan Anda, entah itu sekadar bersepeda, berenang, basket, voli, atau olahraga lainnya yang membuat Anda bahagia. Dengan aktivitas fisik seperti olahraga, pikiran yang penuh dengan hal buruk akan berangsur hilang. Karena olahraga merupakan bagian dari gaya hidup sehat, maka Anda dijamin tidak akan menyesal ketika melakukannya. Kurang olahraga bisa membuat penyakit lebih mudah menyerang  dan menjadikan Anda mudah stres.


     9.  Bergabung dalam suatu Komunitas tertentu yang Anda sukai
Selain mencari hobi baru, bisa juga Anda mencari sebuah klub atau tim atau komunitas dengan fokus kegiatan yang Anda sukai. Misalnya Anda suka menulis, bergabunglah dengan komunitas yang bergerak di bidang tersebut agar Anda juga bisa sekalian mengasah bakat. Atau mungkin misalkan Anda menyukai badminton, maka tak ada salahnya untuk menemukan sebuah klub badminton dengan jenis lapangan yang nyaman, yang Anda favoritkan. Dengan bergabung di dalam sebuah komunitas, otomatis Anda punya teman-teman baru. Biasanya, memiliki teman baru akan dapat mengubah cara pandang juga, jadi siapa tahu cara ini dapat menghilangkan kebiasaan perilaku negatif Anda.


10. Temui Ahli Kejiwaan dan Mental
Ketika gejala depresi sudah mulai timbul karena Anda kesulitan dalam mengontrol apalagi menghilangkan kebiasaan negatif, sebaiknya temui ahli kejiwaan dan mental. Mereka ada untuk membantu orang-orang untuk kembali menjadi positif dan sembuh dari segala bentuk perilaku negatif serta depresi. Mereka juga akan sangat mendukung ketika pasiennya berkeinginan untuk belajar berpola pikir positif.
Demikianlah beberapa cara menghilangkan perilaku negatif yang layak dicoba. Saat merasa pikiran negatif mulai datang dan Anda tak nyaman dengan itu, mulai coba melakukan hal-hal tersebut supaya perilaku dan pikiran negatif kita cepat hilang.


======================================================


Tips  Menghilangkan Pikiran Negatif yang Mengganggu


,Muhammad Kaloka, 23 November 2016








Tidak semua orang mampu untuk berpikir secara positif dalam kesehariannya dan banyak pula yang terbiasa berpikiran selalu negatif sehingga stress sendiri. Ketika pikiran negatif melanda, otomatis hidup pun bakal menjadi lebih sulit dan malah bisa-bisa menyebabkan penyakit datang dan menyerang tubuh. Pikiran negatif tidak harus muncul dalam kasus yang besar, namun seringkali pada hal-hal kecil juga.

Pikiran negatif sudah menjadi bagian tak terpisahkan pada diri seseorang. Apalagi bagi orang tertentu yang memiliki sifat kurang percaya diri dan pesimis dalam menjalani hidup. Sering kali mereka ragu-ragu dalam mengambil sikap maupun keputusan akibat pikiran negatif. Bagi mereka, rasanya memang sulit untuk menghilangkan pikiran negatif. Namun jika terus membiarkan pikiran negatif menguasai Anda, maka itu bisa menghambat seseorang dalam meraih kesuksesan hidup. Selain itu, orang yang sering berpikiran negatif selalu merasa was-was, takut, pesimis, benci, iri hati dan sinis.

Oleh karenanya, cobalah untuk belajar menghilangkan pikiran negatif yang selalu muncul di kepala Anda. Jangan sampai Anda tidak bisa memperoleh apapun hanya karena dikuasai oleh pikiran buruk tersebut. Jika Anda tidak tahu caranya, artikel ini mungkin dapat membantu untuk mengatasi pikiran negatif yang Anda alami. Berikut ini tips menghilangkan pikiran negatif yang selalu muncul dipikiran Anda:


1. Kenali dulu penyebab pikiran negatif yang selalu muncul

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk menangani pikiran negatif adalah mengenali terlebih dahulu apa saja yang menjadi penyebab timbulnya pikiran negatif.
Beberapa faktor yang sering menyebabkan pikiran negatif antara lain:

  •         pengaruh internal diri sendiri.
  •          pengaruh eksternal dari orang lain.
  •          kejadian masa lalu yang pahit.
  •          kebiasaan negatif.
  •          tidak memiliki tujuan yang jelas dalam hidup.

Setelah Anda mengetahui penyebabnya tentunya Anda akan dapat segera mengatasinya. Jika Anda tidak bisa menanganinya seorang diri, mintalah bantuan saudara atau sahabat. Sebagai contoh Anda orang yang mempunyai sifat minder dan tidak percaya diri pada wanita. Anda merasa tidak tampan sehingga takut untuk berkenalan dengan seorang wanita. Cobalah ubah mindset Anda.

Tingkatkan kepercayaan diri Anda dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa meskipun Anda kurang tampan, tapi Anda punya pekerjaan tetap. Dengan membanggakan diri sendiri setidaknya akan ada keberanian dalam diri Anda untuk menghadapi wanita.


     2.  Mengenali setiap pikiran negatif yang kerap muncul
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengenali apa-apa saja yang masuk di pikiran Anda dan negatif. Coba sebutkan satu per satu kira-kira hal-hal apa saja yang suka memenuhi kepala Anda dan akhirnya Anda menjadi berpikir negatif setelahnya. Bila perlu, catatlah supaya lebih memahami kondisi pikiran Anda. Setelah itu, cobalah untuk mengubahnya menjadi hal yang positif. Terkadang ada orang-orang yang ditemui mempunyai pemikiran bahwa ia tak pernah benar dalam mengerjakan segala sesuatu sehingga kerap menyalahkan diri sendiri. Ubahlah hal tersebut menjadi pemikiran bahwa tak masalah terkadang berbuat salah, tapi kemudian berjanji pada diri sendiri untuk menjadi lebih baik.


    3.  Pertanyakan pikiran tersebut

Ketika pemikiran negatif menyapa dan mencoba untuk mulai tumbuh dalam benak, yang harus Anda lakukan adalah cukup dengan mempertanyakan pemikiran tersebut: ‘Haruskah aku menganggapnya serius?’ Dan tentu saja, jawabannya akan selalu: ‘Ya nggaklah, santai aja lagi!” Terkadang pertanyaan ini membantu Anda untuk menyadari bahwa hanya karena Anda melakukan satu kekeliruan kecil, ini bukan berarti Anda melakukan kesalahan fatal yang berujung bencana. Atau bahwa satu hal buruk tidak berarti semua akan menjadi lebih buruk dan berlangsung untuk waktu yang lama, kecuali Anda berubah haluan menjadi seseorang yang optimistik dan mengambil langkah kecil untuk maju. Secara umum, pertanyaan ini akan membuat Anda menyadari kenyataan dan kembali bangkit seperti sedia kala.


     4.  Berhenti berpikir berlebihan

Untuk mencegah negative thinking menjadi sumber stres mahadashyat, Anda harus berani menghadapinya dari awal. Anda dapat melakukan hal ini dengan menanyakan pada diri sendiri pertanyaan seperti: ‘Akankah hal ini penting dalam 5 tahun? 5 minggu atau bahkan 5 hari?’ Jawaban untuk pertanyaan ini dalam kebanyakan kasus biasanya adalah tidak dan Anda hanya mulai berpikir berlebihan saja.


    5.  Mengambil Nafas Panjang
Saat pikiran negatif muncul, jangan mengikuti alurnya karena Anda akan semakin berpikiran buruk bila dibiarkan. Ada baiknya bila Anda stres dan memikirkan kemungkinan-kemungkinan terburuk, cobalah untuk mengambil waktu barang setengah menit untuk berhenti dari aktivitas memikirkan hal-hal negatif. Ambil 5 kali nafas panjang supaya Anda merasa lebih baik karena dengan latihan pernapasan ini, pikiran yang tadinya rumit, kacau dan penuh dengan hal negatif akan berangsur menjadi lebih tenang. Apapun masalah yang tengah Anda pikirkan, cobalah untuk lebih tenang dengan menghela nafas panjang demi mengusir segala pikiran-pikiran yang buruk.


6. Kebanyakan berfikiran negatif dekat penyakit

Kebiasaan berfikiran negatif secara berlebihan bisa membuat Anda terkena penyakit loh. Kok bisa? Namanya pikiran negatif biasanya sering menimbulkan perasaan cemas, takut, pesimis, rendah diri, kesal, marah, sinisme, frustasi dan iri hati. Hal ini jika dibiarkan berkelanjutan bisa membuat Anda stres. Dan orang yang mengalami stres biasanya juga berpengaruh dengan kondisi kesehatan. “Direktur sains dari Greater Good Scienc e Center, UC Berkeley, Emiliana Simon Thomas, Ph.D, mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 menemukan fakta jika perasaan sinisme yang tinggi bisa menyebabkan kepikunan dan cenderung mengalami penyakit jantung. Sementara itu perasaan benci yang berlebihan bisa menyebabkan stroke.“ Oleh sebab itu, cobalah untuk membuang pikiran negatif yang terjadi pada diri Anda. Jangan sampai kebiasaan tersebut membuat Anda terserang penyakit tertentu yang malah merepotkan diri Anda sendiri.


7.  Buang pikiran negatif dengan tertawa

      Penting rasanya untuk selektif dalam memilih teman di kehidupan Anda. Teman yang baik adalah mereka yang bisa mengajak Anda ke arah kebaikan. Bisa memberikan pendapat yang baik dan bisa membuat Anda selalu senang dan tertawa lepas.
Ya, banyak tertawa memang menjadi cara yang cukup ampuh untuk menghilangkan pikiran negatif yang selalu muncul di kepala Anda. Tapi ingat, jangan tertawa berlebihan karena Anda nanti disangka orang gila.Tertawalah secukupnya selagi tawa itu bisa membuat hati Anda senang dan terhindar dari pikiran negatif. Jika hati dalam kondisi bahagia, maka akan muncul hormon yang akan membuat Anda bisa berfikir tenang dan positif.


8. Alihkan pikiran negatif menjadi sesuatu yang positif

    Ketika pikiran negatif mulai mempengaruhi Anda, cobalah sedapat mungkin untuk mengendalikan pikiran buruk tersebut. Alihkan pikiran Anda ke hal-hal yang positif yang tentunya bisa bermanfaat bagi Anda maupun orang lain.
Misalnya seperti para pelukis. Mereka juga terkadang timbul pikiran negatif yang mengganggu. Namun energi negatif yang menyerang mereka salurkan pada gambar. Sehingga apa yang sedang mereka pikirkan saat itu bisa saja malah menjadi lukisan indah yang berharga mahal. Bagaimana dengan Anda? Jika Anda tidak pandai menggambar. Anda bisa menumpahkan energi negatif pada sesuatu yang menjadi keahlian Anda misalnya bernyanyi. Luapkan emosi Anda dengan menyanyikan lagu yang Anda sukai sehingga Anda terlepas dari pikiran negative


9. Tetap berkata sesuatu yang positif

     Ketika Anda sedang berfikiran negatif, mungkin Anda menumpahkannya dengan mengeluarkan kata kasar yang menjurus kotor. Hal ini tidak akan membuat Anda menjadi lebih baik. Malah cenderung menjadi lebih buruk. Untuk menghilangkan pikiran negatif pada diri Anda. Akan lebih baik jika Anda tetap berkata sesuatu yang positif. Jangan lagi mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Jika Anda merasa kesulitan, cobalah menulisnya di secarik kertas beberapa kata positif. Baca dan hapalkan kata-kata tersebut. Sehingga saat pikiran negatif muncul, secara reflek Anda akan mengucapkan kata-kata positif yang tentunya dapat membuat Anda berfikir lebih positif. Menghilangkan pikiran negatif yang sudah menjadi kebiasaan memang tidak mudah. Cobalah beberapa cara diatas untuk membuang pikiran negatif yang sering muncul di kepala Anda. Dengan begitu hidup Anda menjadi lebih baik dan Anda bisa meraih kesuksesan dalam hidup.


10. Tersenyum
    Selain melatih diri untuk berkata-kata positif, pastikan bahwa Anda juga mulai berlatih dalam hal tersenyum. Tersenyum merupakan hal yang sudah terbukti mampu melepaskan senyawa khusus dari dalam tubuh yang membuat Anda lebih bahagia. Hilangkan pikiran negatif dengan tersenyum dan Anda pun akan terbiasa nantinya.

11. Jangan lupakan berbagai kesenangan

     Biarkan diri Anda mengalami berbagai kesenangan sederhana dan Anda akan menghargai hidup ini lebih dari sebelumnya. "Otak kita dirancang untuk mencari pahala atau kesenangan. Tapi, untuk setiap kesenangan yang sudah kita miliki, otak akan berhenti memicu senyawa kimia bahagia Anda. Begitulah cara hormon dopamine bekerja." Dengan kata lain, jika ada satu kebutuhan atau keinginan kita terpenuhi, kita akan cenderung mengalihkan perhatian pada kebutuhan atau keinginan lainnya. Ini adalah fenomena yang dikenal dengan sebutan habituasi. Jadi bagaimana cara mengelola keinginan atau kebutuhan yang seperti tak ada habisnya? Jawabannya adalah biarkan diri Anda merangkul berbagai jenis kesenangan. Misalnya, Anda suka menikmati secangkir teh hijau panas. Alih-alih menikmatinya setiap hari, cobalah nikmati hanya dua atau tiga kali seminggu. Ini akan mendorong otak tetap menghargai nikmatnya teh hijau ketika Anda mendapatkannya. Jika Anda menuruti nafsu untuk meminumnya setiap hari, dengan segera otak akan berhenti memicu dopamin dan akhirnya Anda bosan, serta tak lagi menghargai secangkir teh hijau seperti sebelumnya. Selingi kesukaan Anda akan teh hijau dengan jenis minuman lain atau aktivitas lain. "Keberagaman sumber kesenangan akan menimbulkan rasa bahagia dalam jangka panjang. Hal itu akan mendorong Anda lebih bahagia, dan artinya lebih positif."

artikel ini diolah dari berbagai sumber



Salam,
Terima Kasih :)






#Have a nice day







Tidak ada komentar:

Posting Komentar